Showing posts with label Geografi. Show all posts
Showing posts with label Geografi. Show all posts

Friday, August 24, 2018





Oleh Listumbinang Halengkara

BAB I
PENGANTAR OCEANOGRAFI

Oseanografi (berasal dari bahasa Yunani oceanos yang berarti laut dan graphos yang berarti gambaran atau deskripsi juga disebut oseanologi atau ilmu kelautan) adalah cabang dari ilmu bumi yang mempelajari segala aspek dari samudera dan lautan. secara sederhana Oseanografi dapat didefiniskan sebagai suatu ilmu yang mempelajari lautan.

Ilm oseanografi dibagi menjadi empat cabang ilmu saja, yaitu:

1.Fisika oseanografi
Ilmu yang mempelajari hubungan antara sifat-sifat fisik yang terjadi didalam lautan itu sendiri dan yang terjadi antara lautan dengan atmosfer dan daratan. ilmu mengenai ciri fisik samudera termasuk struktur suhu-salinitas, ombak, pasang, dan arus.

2.Geologi oseanografi
Ilmu yang mempelajariasal lautan yang telah berubah lebih lebih dari berjuta-juta tahun yang lalu atau ilmu mengenai geologi dasar laut termasuk tektonik lempeng Seperti penelitian lapisan kerak bumi, gunung berapi dan terjadinya gempa.

3.Kimia oseanografi
Ilmu yang berhubungan dengan reaksi-reaksi kimia yang terjadi didalam dan didasar laut dan juga menganalisa sifat-sifat air laut, atau ilmu mengenai kimia samudera dan interaksi kimianya dengan atmosfer.

4.Biologi oseanografi
Ilmu yang mempelajari semua organisme-rganisme yang hidup dilautan, termasuk hewan-hewan yang berukuran sangat kecil (plankton) dan juga hewan-hewan yang berukuran besar dan tumbuh-tumbuhan air.

Teori terjadinya samudera :
1.Teori Continental drift (teori pergeseran benua)
2.Teori Contraksi (Contraction Theory)
3.Teori Gravitasi
4.Teori Meteoritik

Penjelasan

1.Teori Continental drift (teori pergeseran benua)
Teori ini di kemukakan oleh Alfred L. Wagener, Menurut teori ini ketika kulit bumi mendingin hanya membentuk satu kontinen, kontinen ini ringan terapung diatas batuan ang lebih berat. Kemudian kontinen ini terbagi dua belok arah satu ke utara dan satu lagi keselatan. Kemudian blog ini dipisahkan oleh samudera yang disebut dengan thetis karena blok ini terapung dan bergerak dan kemudian pecah.
Blok utara membentuk Amerika Utara dan Eropa, sedangkan blok selatan membentuk Afrika, Antartika dan Australia. Pada waktu itu laut thetis ini dipersempit dan sisanya sekarang adalah laut Mediterania, laut Hitam dan laut kaspia.

2.Teori Contraksi (Contraction Theory)
Beberapa waktu setelah bumi terbentuk keadaanya sangat panas dan kemudian mendingin sehingga terbentukllah kulit bumi, serta dalam beberapa juta tahun terjdi perubahan didalam bumi.
Para ahli mengatakan bahwa pengerutan kulit bumi menyebabkan batuan yang ringan pada kulit bumi menggulung dan pecah mengakibatkan keluarnya magma pada permukaan bumi dan semua perubahan ini menyebabkan terjadinya kontinen dan lekukan-lekukan samudera yang sangat tipis dan batuan dibawah kulit bumi terdapat batuan yang lebih berat yang disebut dengan mantel.

3.Teori Gravitasi
Menurut beberapa ilmuan bahwa cekungan samudera terbentuk ketika bintang besar lewat dekat bumi karena gravitasi terjadinlah tarik menarik antara bintang besar dengan bumi, karena pada waktu itu bumi masih panas dan masih lunak maka sebagian kulit bumi tertarik.

4.Teori Meteoritik
Menurut teori ini cekungan samudera terjadi karena jatuhnya meteor. Karena adanya benturan meteorit yang kuat, maka pinggir-pinggir meteorit mendarat menjadi tinggi oleh karenanya terjadi pegunungan-pegunungan pantai dibeberapa samudera.itulah sebabnya didekat pegunungan pantai terdapat bagian samudera yang dalam. Seperti pegunungan andes yang memanjang disamping pantai pasifik di Amerika Selatan.
Meteorit adalah batu meteor yang berhasil mencapai permukaan bumi. Disebut juga meteor setelah menembus atmosfir bumi tetapi belum mencapai permukaan bumi. Merupakan asteroid kecil yang ketika memasuki atmosfir bumi, gesekan udara menyebabkan meteor menjadi panas dan menimbulkan cahaya sehingga kadang kala disebut bintang jatuh.

Beberapa laut dan pembagiannya :
Perbandingan antara daratan dan lautan adalah 7 : 3 atau lautan 2,5 kali daratan. Luas keseluruhan lautan 361 juta km2 sedangkan daratan seluas 149 juta km2. dalam buku Huntingthon yakni Principles of Human Ageography dinyatakan bahwa luas laut adalah 71 % sedangkan luas daratan 29 %. Kemudian dalam buku Forest and The Sea oleh Maaston bahwa luas laut adalah 70 % sedangkan daratan 30%. Sebagian besar luas lautan berada di belahan bumi Utara.




PEMBAGIAN LAUT MENURUT LUAS DAN LETAKNYA

Menurut luas dan letaknya laut/ lautan terdiri atas : lautan (samudera), laut tepi, dan laut pedalaman/ laut tengah.

1.Lautan (samudera)
  • Samudera Hindia (73,3 juta km2). Nama samudera Hindia berdasarkan konsepsi Vasco da Gama diambil dari nama sungai Indus di India. Batas-batasnya pantai Afrika, Asia dan Australia. Dibagian barat dibatasi oleh meridian yang melewati Tanjung Agulhas yaitu pada 200 BT dan dibagian Timur meridian yang melewati pulau Tasmania yaitu pada 1400 BT. Di Indonesia dimulai dari selat Malaka, kepulauan Sunda besar, Nusa Tenggara sampai ke Timur.
  • Samudera Pasifik (lautan teduh), luasnya 165,4 juta km2. Diberi nama oleh Magelhaen yaitu orang pertama yang mengelilingi dunia. Pasifik artinya laut tenang oleh karena itu disebut juga sebagai laut teduh. Laut pinggirnya adalah laut Cina, laut Kuning, laut Jepang dan laut sebelah Timur Indonesia. Disebelah Selatan dibatasi oleh Australia, disebelah barat meridian 1400 BT dan sebelah timurnya meridian 670 BB yaitu meridian yang melalui Tanjung Horn (ujung Amerika Selatan).
  • Samudera Atlantik (82,2 juta km2). Nama Atlantik berasal dari bahasa Yunani untuk menghormati raksasa Atlas yang berdiri di pantai Afrika mereka menganggap raksasa ini sangat tinggi dan kuat sehingga langitpun dapat dipikulnya, namun menurut yang lain nama Atlantik berasal dari konsepsi mercator menurut dugaan di Atlantik dulu ada suatu negeri Atlantis yang kemudian tenggelam. Dalam literatur lain nama Atlantik berasal dari konsepsi columbus. Batas Utaranya sampai selat bering, disebelah Baratnya meridian 670 BB dan sebelah Timurnya meridian 200BT, dengan laut pinggirnya adalah Lut Utara, Teluk Hudson, Selat Laurence.
  • Kadang-kadang laut kutub Utara dan Selatan disebut juga samudera Kutub Utara dan samudera yang meminggiri Kutub Selatan. Tetapi sebenarnya kedua laut tersebut merupakan bagian dari samudera Atlantik (laut Utara) dan laut kutub Selatan termasuk bagian dari ketiga samudera Pasifik, Atlantik, dan Hindia.

2.Laut tepi
Laut tepi adalah laut yang terdapat dekat kontinen, sehingga mempunyai hubungan yang luas dengan baik dengan kontinen maupun dengan lautan.
  • Laut tepi samudera Atalntik : laut Utara, Laut Baltik, laut Karibia, teluk Hudson, teluk St. Lawrence, teluk Guinea.
  • Laut tepi di samudera Hindia : laut Andaman, teluk Benggala, Teluk Arabia, teluk Persia, teluk Australia besar
  • Laut tepi samudera Pasifik : laut Bering, laut jepang, laut Kuning, laut Okhotsk, laut Cina Timur, laut cina Selatan, teluk Alaska, teluk California, laut Suhu, Laut Sulawesi, laut Maluku, laut Arafura.
  • Laut tepi di samudera Arctic : laut Norwegia, laut White, laut Barent, laut Siberi Timur, teluk Baffin.

3.Laut pedalaman/ laut tengah
Laut pedalaman atau laut tengah adalah laut yang berada antara daratan, biasanya dibatasi oleh selat yang sempit dan hubugannya dengan samudera jauh. Misalnya laut tengah, laut kaspia, laut Hitam, laut Karibia, laut Austral Asia, laut Es Utara. Terjadinya laut pedalaman dikarenakan longsoran permukaan bumi sehingga benua terputus sedangkan bagian yang tadinya merupakan bagian yang tinggi seperti gunung, pegunungan menjadi pulau.


PEMBAGIAN LAUT BERDASARKAN KEDALAMAN DAN ZONEFIKASINYA


                                         https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/laut/zona-laut


Berdasarkan kedalam dan zonefikasinya laut terdiri dari zone Lithoral, zone Neritis, Zone Bathial, Zone Abisal dan Zone Hadal.

a.Zone Lithoral,  merupakan zone antara pasang naik tertinggi dengan pasang surut terendah. Zone ini disebut juga zone pantai yang merupakan peralihan antara darat dengan laut.

b.Zone Neritis, merupakan zone laut dari pasang surut terendah sampai dengan kedalaman sekitar 200 meter. Zone neritis merupakan laut dangkal (continental shelf). Continental shelf terjadi akibat pencairan es yang ada dikutub. Menurut ahli geologi kenaikan pemukaan air laut tersebut diperkirakan 100 meter. Laut yang terjadi akibat permukaan air laut naik disebut laut transgresi.

c.Zone Bathial, merupakan zone dasar laut dengan kedalaman antara 200 - 1.000 meter. Umumnya zone ini merupakan lereng yang curam yang merupakan dinding laut dalam dan sebagai pinggir kontinen. Zone bathial disebut Continental slope yang sering dijumpai ngarai (submarine canyon). Canyon ini merupakan kelanjutan muara sungai besar, misalnya canyon congo, canyon Indus, canyon sungai Gangga, canyon sungai Columbia, canyon sungai Mississipi.

d.Zone Abisal, merupakan zone laut dalam (1.000-6.000 meter). Zone ini merupakan zone laut yang paling luas, pada kedalaman ini sinar matahari tidak tembus lagi oleh karena itu temperaturnya rendah dan pergerakan air tidak lagi dipengaruhi oleh gelombang dan arus permukaan.

e.Zone Hadal, zone laut dengan kedalaman lebih dari 6.000 meter. Biasanya zone ini berupa trench, trough, slenk, basin. Misalnya Mariana trench, Philipina (Mindanau) trench, Japan Trench, java trench, dan lain sebagainya.


Thursday, August 23, 2018

Rangkungan dari buku Katili


BAB 1
PEGANTAR KE ILMU GEOLOGI


Sumber gambar :http://kicaulebah.blogspot.com/2010/03/pengertian-geologi.html

Gejala geologi dan manusia premitif
Ilmu geologi merupakan bagian dari pengetahuan alam yang mempelajari segala sesuatu tentang benda-benda yang terdapat di alam raya. Satu-satunya jalan untuk mengetahui tentang benda-benda itu adalah dengan penginderaan kita. Dari pengideraan kita mengumpulkan banyak pertanyaan apakah sebenarnya benda itu, apakah ia sama dengan apa yang kita lihat  atau apakah dia berada di luar pengamatan kita, bukan termasuk lapangan ilmu pengetahuan alam, akan tetapi lapangan filsafat. Sedari dulu lutan makrokosmos dengan gejala-gejalanya yang aneh itu adalah tempat para ahli filsafat sering melayarkan bahtera pemikiran mereka. Filsafat dan ilmu pengetahuan alam mulai berkembang, pada waktu manusai itu pertama-tama memisahkan diri dari nenek moyangnya yang masih liar, dan mulai mengumpulkan sifat-sifat serta perasaan yang baru.
Yang sangat penting dari sifat-sifat ini ialah sifat ingin tahu dari rohaniah manusia darimana lambat-laun filsafat itu berkembang. Sifat kedua yang mulai dimilikinya pula darimana ilmu pengetahuan itu berasal adalah sifat ingin tahu praktis. Gempa bumi pada zaman manusia primitif sering dihubungkan dengan kepercayaan dan tahaayul yang bukan-bukan. Personifikasi gempa bumi dikenal di daerah pedalaman Afrika bangsa Mozambique menceritakan kepada seseorang anggota missi Agama Keristen bahwa hal ini disebabkan karena bumi kedinginan dan demam. Bangsa-bangsa Yunani purba menyalahkan Atlas yang memikul bumi ini di atas bahunya yang menyebabkan sering timbul gempa bumi.

Tempat Geologi dalam pengetahuan alam.
Sekarang kita mengetahui bahwa gempa adalah sebuah gejala geologi yang terjadi karena pelepasan tenaga-tenaga yang terkumpul didalam bumi. Manusia sekarang tidak lagi menerangkan suatu kejadian dengan kepercayaan-kepercayaan atau hipotesis yang samar-samar, akan tetapi ilmu pengetahuan alam yang mempunyai tugas utama ialah menggambarkan atau melukiskan sesuatu pengetahuan itu deskriptif berlainan dengan pengetahuan yang normatif yang mempelajari soal etika, moral,dll.
Geologi sebagai pengetahuan alam memepelajari segala gejala yang terdapat diatas muka bumi dan didalam muka bumi. Dalam penyelidikan sebagaimana yang dibentangkan di atas, memang dengan baik dapat dipergunakan dalam ilmu fisika atau kimia oleh karena kebenaran dalil-dalil yang kita buat dapat diselidiki di laboratorium. Dalam geologi cara kerja yang demikian tidak selamanya dapat dipergunakan. Tak semua gejala geologi dapat kita lakukan prosesnya dalam laboratorium. Proses-proses geologi berlaku dalam laboratorium universal, ialah alam sendiri. Sebagai contoh misalnya dapat dikemukakan disini proses terjadinya minjak-bumi. Faktor yang sangat penting dalam ilmu geologi tidak dapat kita tiru dalam laboratorium. Pegetahuan geologi itu bukan pengetahuan yang semata-mata eksak seperti misalnya ilmu fisika.

Geologi sebagai pengetahuan sejarah.
Geologi merupakan juga pengetahuan sejarah. Marilah kita mengikuti dahulu cara kerja seorang ahli ilmu purbakala atau archeologi sebelum melihat dari dekat pekerjaan seorang ahli geologi. Ahli-ahli ilmu purbakala mencoba merekonstruksi kejadan-kejadian yang telah beribu-ribu tahun lamanya, dengan pertolongan dokumen-dokumen serta peninggalan-peninggalan nenek moyang kita. Yang harus dihadapi oleh seorang ahli geologi dalam menyusun kembali sejarah bumi. Disini ia tidak mengharapkan dokumen-dokumen peninggalan nenek moyangnya, ia pun tidak mengharapkan galian-galian purba yang ditinggalkan oleh tangan manusia, karena semua usaha ini belum pernah ada dalam sebagian besar dari sejarah bumi. Dalam penyelidikan ahli sejarah bumi hanya mempunyai satu buku yaitu buku alam.

Geologi sebagai ilmu pengetahuan bumi.
Kerak bumi terdiri dari bermacam-macam batuan yang sangat dibutuhkan dalam industri. Diantara lapisan-lapisan batuan mengalir ait tanah, bahan yang diperlukan manusia untuk kehidupan sehari-hari. Pengetahuan yang mempelajari segala sesuatu yang berkenaan dengan gejala-gejala diatas ini disebut Geologi ( Geo = bumi dan logos = pengertian). Geologi adalah pengetahuan bumi yang menyelidiki lapisan batuan yang ada dalam kerak bumi, atau lebih jelas lagi geologi adalah pengetahuan tentang susunan zat serta bentuk dari bumi. Geologi pun merupakan pengetahuan yang mempelajari sejarah perkembangan dari bumi serta makhluk-makhluk yang pernah hidup didalam atau diatas bumi.

Teori malapetaka versus konsepsi uniformitarisma
Perubahan sedikit demi sedikit yang kini sedang berlaku dengan sangat lambannya, oleh ahli-ahli geologi dahulu tidak pernah dihubungkan ataupun dipersamakan dengan proses-proses alam yang telah berlalu. Teori mengenai proses-prose geologi dahulu terkenal dengan nama teori malaetaka (teori bencana) yang mencoba menerangkan gejala-ejala geologi itu dengan perubahan-perubahan yang revolusioner.
Teori bencana itu mengatakan bahwa sebuah pegunungan tinggi  dengan tiba-tiba saja dapat muncul diatas permukaan bumi. Seorang tokoh pengetahuan alam terkenal pada abad 19 di Perancis bernama Cuvier yang menulis buku terjemahan tentang bermacam-macam revolusi, yang terjadi selama perkembangan bumi. Cuvier menerangkan bahwa binatang-binatang purba atau fosil-fosil itu terhitung jenis atau genera yang telah musnah dan bahwa dalam dunia hewan sering terjadi perubahan-perubahan dahsyat yang berhubungan erat dengan perubahan-perubahan yang berlaku dalam bumi.
Kesimpulan yang ditarik Cuvier adalah bahwa flora dan fauna dari tiap-tiap zaman itu berjalan tidak berubah, dan sewaktu terjadinya revolusi maka hewan-hewan ini musnah. Lama-kelamaan teori malapetaka ini tidak dapat dipertahankan lagi, karena teori tentang perkembangan evolusi bumi mulai mempunyai bentuk yang nyata dengan tampilannya. Generelli yang mengemukakan pendapat bahwa: sejarah bumi itu berlaku tidak dengan kekerasan, akan tetapi apa yang terjadi pada zaman dahulu dapat diterangkan dengan kejadian-kejadian pada zaman sekarang. Hutton (1720-1797) menyumbangkan pendapat pikiran yang sangat penting mengenai pengertian fundamental pengetahuan bumi dengan mengatakan bahwa: waktu sekrang adalah kunci dari waktu lalu. Dengan demikian lahirlah konsepsi uniformitarisma yang mengatakan bahwa segala gejala alam besar yang sekarang, terjadi dengan jalan yang lambat dan proses yang bersambungan seragam dengan proses-proses yang kini sedang berlaku.
Jalur-jalur dari kerak bumi yang kini merupakan palung-palung dan laut-lautan dalam dahulu adalah rangkaian pegunungan-pegunungan dan sebaliknya pegunungan-pegunungan yang kini menjulang langit, berjuta tahun yang lalu merupakan daerah yang menurun. Demikinalah terjadi serba segi formasi geologi yang beraneka warna, bergantian susunan tebal dan penyebarannya. Dari sifat formasi yang demikian dapatlah dipelajari dalam keadaan manakah batuan tadi terbentuk dalam laut, pesisir atau sebagai hasil gunung api.


Tuesday, August 21, 2018



Republik Arab Mesir, lebih dikenal sebagai Mesir, (bahasa Arab: مصر, Maṣr) adalah sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut. Mesir juga digolongkan negara maju di Afrika. Mesir juga merupakan Negara pertama di dunia yang mengakui Kedaulatan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Dengan luas wilayah sekitar 997.739 km² Mesir mencakup Semenanjung Sinai (dianggap sebagai bagian dari Asia Barat Daya), sedangkan sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan ialah melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur.
Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil (sekitar 40.000 km²). Sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun Sahara yang jarang dihuni.Mayoritas penduduk negara Mesir adalah Islam.
Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak dan Lembah Raja serta Kuil Ramses. Di Luxor, sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah.

A.      Letak, Luas, batas dan Keadaan Alam
Mesir adalah salah satu negara berkembang yang terletak di kawasan Afrika Utara. Secara astronomis Mesir terletak di antara 25o BT- 36o BT dan antara 22oLU- 32o LU. Dengan luas kurang lebih 1.500.000 km2. Luas wilayahnya sekitar 997.739 km² Mesir mencakup Semenanjung Sinai (Asia Barat Daya) dan sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika Utara. Dengan topografi nya yang berbentuk padang pasir di bagian barat dan timur serta lembah sungai Nil dengan deltanya. Secara geografis Mesir terletak di tepi Laut Merah dan Laut Mediterania. Batas wilayah negara Mesir adalah sebagai berikut :
·         Sebelah Utara : Berbatasan dengan Laut Tengah
·         Sebelah Timur : Berbatasan dengan Jalur Gaza, Israel, dan Laut Merah
·         Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Sudan
·         Sebelah Barat : Berbatasan dengan Libya


Keadaan alam Mesir terbagi menjadi empat daerah utama yaitu:
  1. Semenanjung Sinai


Daerah ini terdiri dari dataran tinggi dan pegunungan dengan puncak tertinggi terletak di Gunung Jabel Katherina (1.602 m). Semenanjung Sinnai terletak di sebelah timur Terusan Suez dan berbatasan dengan Israel. Semenanjung Sinai dan daratan Mesir dipisahkan oleh Terusan Suez. Terusan ini menghubungkan Laut Merah dengan Laut Tengah dan menjadi pintu gerbang Asia ke Eropa, sehingga Mesir memiliki posisi yang sangat strategis dalam jalur pelayaran dunia.
  1. Gurun Arabia
Daerah ini diapit oleh pegunungan di tepi Laut Merah dan Lembah Sungai Nil di bagian barat. Topografi wilayah ini berupa pegunungan sangat kasar, bergelombang dan sangat tandus. Puncak tertinggi terdapat di Gunung Jabel Hemada (1977 m).
  1. Gurun Libya
Gurun Libya terletak di sebelah barat lembah Sungai Nil. Daerah ini iklimnya sangat kering dan topografinya berupa daerah depresi kontinental (permukaan daratan yang lebih rendah dari permukaan laut). Salah satu daerah depresi yang cukup luas di daerah ini adalah Depresi Qatara yang terletak di sebelah selatan Kota El Alamein.
  1. Lembah Sungai Nil
Daerah ini berupa dataran rendah yang sangat subur dengan aliran Sungai Nil yang menjadi sungai terpanjang di dunia (5.600 km). Lembah Sungai Nil menjadi pusat pertanian, pemusatan penduduk, sumber air bersih dan irigasi di Mesir. Lembah Sungai Nil juga menjadi pusat peradaban Mesir Kuno (salah satu peradaban tertua di dunia).
B.       Pembagian Administratif Negara Mesir

Mesir dibagi menjadi 26 governorat (muhafazat; tunggal – muhafazah):
  • Aswan
  • Asyut
  • al-Bahr al-Ahmar
  • Bani Suwayf
  • al-Buhayrah
  • Bur Sa'id
  • ad-Daqahliyah
  • Dumyat
  • al-Fayyum
  • al-Gharbiyah
  • al-Iskandariyah (Alexandria)
  • al-Isma'iliyah
  • Janub Sina'
  • al-Jizah
  • Kafr ash Shaykh
  • Matruh
  • al-Minufiyah
  • al-Minya
  • al-Qahirah
  • al-Qalyubiyah
  • Qina
  • Shamal Sina'
  • ash-Sharqiyah
  • Suhaj
  • as-Suways
  • al-Wadi al-Jadid
C.      Iklim Negara Mesir

Berdasarkan letak lintangnya, sebagian besar wilayah Mesir berada pada daerah subtropis. Dengan demikian, tipe iklim yang ada di Mesir adalah iklim subtropis arid / kering. Perbedaan antara musim panas dengan musim dingin sangat besar.
Musim panas di Negara Mesir terjadi pada bulan Mei – Oktober dengan suhu rata-rata 31o C pada siang hari dan 15o C pada malam hari. Musim dingin terjadi pada bulan November – April dengan suhu berkisar antara 11o C – 18o C. Hujan biasanya terjadi pada musim ini, dengan curah hujannya hanya berkisar antara 100 – 200 mm dalam satu tahun.
Di Mesir sering terjadi juga angin badai. Angin badai tersebut kering dan berdebu. Angin itu bertiup dari Gurun Sahara menuju ke Delta Sungai Nil. Angin ini disebut khamsin. Peristiwa angin badai terjadi antara April – Mei. Angin ini berpengaruh buruk terhadap tanaman di Delta Sungai Nil.

D.      Penduduk Negara Mesir
Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil (sekitar 40.000 km²). Sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun Sahara yang jarang dihuni. Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa peninggalan kuno termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak dan Lembah Raja serta Kuil Ramses. Di Luxor, sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah.

Penduduk Mesir pada tahun 2002 berjumlah kurang lebih 60 juta jiwa dengan angka pertumbuhan penduduk 3% per tahun. Sebagian besar penduduk bermukim di sepanjang lembah Sungai Nil, dan sekitar 40% tinggal di daerah perkotaan.
Penduduk Negara Mesir terdiri dari suku Hamis, suku Nubia, dan suku Arab. Suku Hamis merupakan suku asli Mesir yang bercirikan kulit putih kehitam-hitaman, suku Nubia berkulit hitam, dan suku Arab berkulit kemerah-merahan.
Bahasa persatuan yang dipergunakan adalah bahasa Arab, sedangkan mayoritas penduduknya menganut agama agama Islam. Agama lain yang dianut adalah agama Kristen yang banyak dianut oleh penduduk asli Mesir.

E.       Kegiatan Ekonomi Penduduk Mesir

a.        Pertanian
Sektor pertanian Negara Mesir berkembang dengan pesat. Agar produksi pertanian meningkat, di bangunlah beberapa bendungan, yaitu bendungan Aswan, Khartum, Asviut, dan Kairo, tujuannya yaitu untuk irigasi lahan pertanian dan juga untuk mencegah bahaya banjir. Produk pertanian Mesir adalah kapas, tebu, padi, jagung, gandum, gula, kurma dan minyak zaitun. Kapas pernah tercatat sebagai komoditas ekspor terbesar negara Mesir, namun akhir-akhir ini produksi kapas memperoleh saingan berat dari negara-negara penghasil serat sintetis untuk tekstil, seperti Amerika Serikat.
Penanaman kapas diusahakan di daerah sekitar lembah Sungai Nil. Padi ditanam di Lembah Sungai Nil bagian utara, sedangkan tebu ditanam di lembah Sungai Nil bagian selatan. Padi juga termasuk komoditas ekspor. Petani-petani Mesir disebut Fellah atau Fellahin.

b.        Peternakan
Sektor peternakan banyak diusahakan oleh penduduk nomaden yang berdiam di daerah gurun. Ternak yang dipelihara adalah jenis hewan ternak besar yaitu, domba, biri-biri, dan unta.

c.         Pertambangan
Sektor pertambangan juga mendukung perekonomian Mesir. Pertambangan di Mesir yang telah berkembang antara lain,adalah minyak bumi, fosfat, bijih besi, dan mangan.
Daerah Gurun Barat yang kering ternyata banyak mengandung minyak bumi. Selain di Gurun Barat, minyak bumi terdapat pula di sekitar Terusan Suez dan lepas Pantai Sinai. Mangan terdapat di Semenanjung Sinai. Pertambangan bijih besi terdapat di sekitar Bendungan Aswan. Hasil tambang lainnya antara lain, gips, wolfram, dan asbes, krom, balerang dalam jumlah kecil.

d.        Perindustrian
Industri utama Negara Mesir adalah tekstil. Saat ini Mesir sedang mengembangkan industri tekstil dengan bahan-bahan katun, wol, dan rayon. Industri lainnya adalah pupuk, semen, industri besi, baja,bahan kimia, dan mobil. Daerah perindustrian Negara Mesir terdapat di, Iskandariyah, Kairo, Delta Sungai Nil, dan lepas Pantai Sinai.

e.         Pedagangan
Perekonomian Negara Mesir juga sangat tergantungpada aktivitas perdagangan. Mesir berusaha meningkatkan volume perdagangannya, sehingga devisit perdagangannya dapat diperkecil. Ekspor utama Mesir adalah minyak bumi, kapas, benang tenun, tekstil, fosfat, dan buah-buahan seperti kurma. Negara tujuan utama ekspornya adalah Perancis, Italia, Amerika Serikat, Belanda, dan Rusia. Sedangkan impor ke mesir antara lain mesin-mesin, alat transportasi, bahan-bahan kimia, batu bara, kayu lapis, dan bahan minuman.

f.         Pariwisata / Transportasi
Pada sektor ini, sangat besar pula peranannya pada perekonomian Mesir. Sektor transportasi misalnya berupa pendapatan dari yang diperoleh dari Terusan Suez, yang sangat membantu perekonomian Mesir.

F.       Kebudayaan Mesir
Mesir sangat terkenal sebagai salah satu pusat kebudayaan dunia pada zaman purba. Peninggalan-peninggalan kebudayaan Mesir, sepert piramida, sphinx, obelisk, dan hiroglif. Piramida terdapat di Giza dan Sakara. Sphinx terdapat di Sakara. Sphinx di bangun 5000 tahun yang silam. Piramida merupakan kuburan para raja. Sphinx adalah patung berkepala manusia berbadan singa yang dimaksudkan untuk melindungi makam para raja. Obelisk adalah tugu segi empat terbuat dari batu. Hiroglif adalah tulisan dan lukisan pada peninggalan kuno.
Untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia, pemerintah Mesir memberlakukan gerakan wajib belajar. Gerakan ini diwajibkan kepada anak-anak berusia 6-12 tahun. Mereka mendapat keringanan berupa bebas uang sekolah atau uang kuliah. Universitas Al-Azhar adalah universitas di Kairo yang merupakan universitas tertua di dunia yang dibangun pada tahun 910 M. Banyak mahasiswa Islam dari berbagai negara menuntut ilmu di universitas tersebut.

G.      Keadaan Politik
Mesir memiliki kedekatan hubungan dengan Indonesia sejak awal kemerdekaan Indonesia. Negara ini adalah Negara yang pertama mengakui Proklamasi kemerdekaan RI. Selain itu, mesir menjalin kerjasama erat melalui berbagai forum internasional dengan Indonesia seperti Konferensi Asia Afrika dan Organisasi Konferensi Islam. Mesir resmi menjadi Negara merdeka sejak 18 Juni 1953 dengan bentuk pemerintahan Republik dan dipimpin presiden pertama Mohammed Anwar Saddat yang memimpin selama lima periode. Pemerintahan di Mesir diatur dengan sistem semipresidensial multipartai, kekuasaan eksekutif dibagi antara presiden dan perdana menteri namun dalam prakteknya kekuasaan terpusat pada presiden.

Pada akhir Februari 2005, Presiden Mubarak kembali terpilih dalam pemilu, namun ditengah masa kekuasaannya ia mendapat tekanan politik dari berbagai elemen masyarakat dan rakyat karena di anggap melakukan upaya melanggengkan kekuasaan, memperkaya diri serta di anggap sebagai diktaktor. Akhir Januari 2011 rakyat Mesir menuntut Presiden yang sekarang Berkuasa Hosni Mubarak mengundurkan diri. Pada tanggal 11 Februari 2011 Hosni Mubarak resmi mengundurkan diri.


H.      Agama
Agama memiliki peranan besar dalam kehidupan di Mesir. Secara tak resmi, adzan yang dikumandangkan lima kali sehari menjadi penentu berbagai kegiatan. Kairo juga dikenal dengan berbagai menara masjid dan gereja. Menurut konstitusi Mesir, semua perundang-undangan harus sesuai dengan hukum Islam. Negara mengakui mazhab Hanafi lewat Kementerian Agama. Imam dilatih di sekolah keahlian untuk imam dan di Universitas Al-Azhar, yang memiliki komite untuk memberikan fatwa untuk masalah agama.
90% dari penduduk Mesir adalah penganut Islam, mayoritas Sunni dan sebagian juga menganut ajaran Sufi lokal. Sekitar 10% penduduk Mesir menganut agama Kristen; 78% dalam denominasi Koptik (Koptik Ortodoks, Katolik Koptik, dan Protestan Koptik).

I.         Pendidikan
Secara historis, modernisasi pendidikan di Mesir berawal dari pengenalan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Napoleon Bonaparte pada saat penaklukan Mesir. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dicapai Napoleon Bonaparte yang berkebangsaan Perancis ini, memberikan inspirasi yang kuat bagi para pembaharu Mesir untuk melakukan modernisasi pendidikan di Mesir yang dianggapnya stagnan. Di antara tokoh-tokoh tersebut Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, dan Muhammad Ali Pasha. Dua yang terakhir, secara historis, kiprahnya paling menonjol jika dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang lain.
Sistem Pendidikan di negara Mesir meliputi:
  • Sekolah Dasar (Ibtida’i).
  • Sekolah Menengah Pertama (I’dadi).
  • Sekolah Menengah Atas (Tsanawiyah ‘Ammah).
  • Pendidikan Tinggi (Jami‘ah).




DAFTAR PUSTAKA

http://duniamengajar.blogspot.com/2012/02/profil-negara-mesir.html
http://cocoper6-cocoper6.blogspot.com/2011/02/mesir-republik-arab-mesir.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Mesir
http://rizkygistiyan.blogspot.com/2009/12/peta-negara-mesir-negara-mesir-ibu-kota.html

loading...