Showing posts with label Good Teacher. Show all posts
Showing posts with label Good Teacher. Show all posts

Saturday, May 19, 2018


MENETAPKAN KKM

A.Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan :

  1. Kompleksitas  :  - Tinggi = 1

  - Sedang = 2

  - Rendah = 3

  2. Daya dukung  :  - Tinggi = 3

  - Sedang = 2

  - Rendah = 1

  3. Intake/k’mmpuan:  - Tinggi = 3

  - Sedang = 2

  - Rendah = 1

Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake 

siswa sedang à nilainya adalah:
                                                   (3 + 3 + 2) x 100 = 88.89

                                                                9


B. Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria:

  1.  Kompleksitas    - Tinggi = 50-64

  - Sedang = 65-80

  - Rendah = 81-100

  2.  Daya dukung  :  - Tinggi = 81-100

  - Sedang = 65-80

  - Rendah = 50-64

  3. Intake  :  - Tinggi = 81-100

  - Sedang = 65-80

  - Rendah = 50-64


Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake 

sedang à nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan.

Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu 

kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah.



C. Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria 
untuk menetapkan nilai :
  1. Kompleksitas  :  - Tinggi
  - Sedang
  - Rendah 

  2. Daya dukung  :  - Tinggi
     - Sedang
     - Rendah

  3. Intake         :  - Tinggi
                         - Sedang
                         - Rendah
    Contoh :

    Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang à maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai  ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80.

TINGKAT KOMPLEKSITAS

(Kesulitan & Kerumitan) setiap KD yang harus dicapai oleh siswa.
Tingkat Kompleksitas Tinggi, bila dalam pelaksanaannya  menuntut :
SDM 
ü memahami Kompetensi yang harus dicapai Siswa
ü kreatif dan inovatif dalam   melaksanakan
     pembelajaran.
WAKTU
ücukup lama karena perlu pengulangan

PENALARAN dan KECERMATAN siswa yang tinggi.

KEMAMPUAN SUMBERDAYA PENDUKUNG:

yaitu ketersediaan tenaga, sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan, BOP, manajemen sekolah, kepedulian stakeholders sekolah.











TEKNIK PENILAIAN

§  Tes Tertulis (Paper & Pencil)
§  Tes Lisan
§   Unjuk Kerja (Performance)
§  Penugasan (Proyek/Project)
§  Hasil kerja (Produk/Product)
§  Portofolio (Portfolio)
§  Penilaian Sikap


PENILAIAN TERTULIS
žDiadakan untuk waktu yg terbatas dan dalam kondisi tertentu
žAlat penilaian benar-salah, isian singkat, menjodohkan dan pilihan ganda

žEsai biasanya digunakan untuk menilai: mengemukakan pendapat, berpikir logis, menyimpulkan

PENILAIAN LISAN
1. Tanya jawab singkat
  2. Pelafalan
  3. Membaca nyaring
  4. Mendengarkan
  5. Instruksi lisan
  7. Percakapan

TES PERBUATAN

ž Kinerja/Unjuk Kerja (Performance)
ž Tugas proyek (Project)
ž Hasil karya (Product)

PENILAIAN UNJUK KERJA

Penilaian unjuk kerja merupakan penilaian yang dilakukan dengan mengamati  kegiatan peserta didik dalam melakukan sesuatu.
Unjuk kerja yang dapat diamati seperti: bermain peran, memainkan alat musik, bernyanyi, membaca puisi/deklamasi, menggunakan peralatan laboratorium, mengoperasikan suatu alat.





PENILAIAN PROYEK


Penilaian proyek merupakan kegiatan penilaian terhadap suatu tugas yang harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu. Tugas tersebut berupa suatu investigasi sejak dari perencanaan, pengumpulan data, pengorganisasian, pengolahan dan penyajian data.  Penilaian proyek dapat digunakan, diantaranya untuk mengetahui pemahaman dan pengetahuan dalam bidang tertentu, kemampuan peserta didik mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam penyelidikan tertentu,
 dan kemampuan peserta didik dalam meng-informasikan subyek tertentu secara jelas.

TEKNIK PENILAIAN PROYEK

Penilaian cara ini dapat dilakukan mulai perencanaan, proses selama pengerjaan tugas, dan terhadap hasil akhir proyek. Dengan demikian guru perlu menetap-kan hal-hal atau tahapan yang perlu dinilai, seperti penyusunan disain, pengumpulan data, analisis data, kemudian menyiapkan laporan tertulis. 

Pelaksanaan penilaian ini dapat menggunakan alat/ instrumen penilaian berupa daftar cek (checklist) ataupun skala rentang (rating scale)

Bbrapa contoh kegiatan siswa dlm penilaian proyek:
a. penelitian sederhana  ttg tumbuh2an sekitar
    rumah;
b. penelitian sederhana tentang perkembangan
    harga sembako.


PENILAIAN PRODUK

Penilaian produk adalah penilaian terhadap keterampilan dalam membuat suatu produk dan kualitas produk tersebut. Penilaian produk tidak hanya diperoleh dari hasil akhir saja tetapi juga proses pembuatannya.
Penilaian produk meliputi penilaian terhadap kemampuan peserta didik membuat produk-produk teknologi dan seni, seperti: makanan, pakaian, hasil karya seni (patung, lukisan, gambar), barang-barang terbuat dari kayu, keramik, plastik, dan logam.



PENILAIAN PORTOFOLIO

Penilaian portofolio didasarkan pada kumpulan pekerjaan yang diberikan guru kepada siswa selama waktu tertentu sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Melalui penilaian portofolio dapat diketahui perbedaan kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas dari waktu ke waktu dan dapat dibandingkan dengan siswa lain.
žPenilaian dengan mengumpulkan informasi (data) secara sistematik atas hasil 
kerja/karya siswa.

žHasil penilaian memiliki akurasi yang tinggi karena hasil belajar siswa tercatat secara 
sistematis, berkelanjutan, dan runtut.

žBerfungsi sebagai alat untuk mengetahui kemajuan/ perkembangan kompetensi yang 
telah dicapai siswa dan mendiagnosis kesulitan belajar

žSangat efektif sebagai umpan balik untuk proses perbaikan dan penyempurnaan 
kegiatan pembelajaran





OBSERVASI/PENGAMATAN SIKAP, MINAT

PENILAIAN SIKAP


Sikap berangkat dari perasaan (suka atau tidak suka) yang terkait dengan kecenderungan bertindak seseorang dalam merespon sesuatu/objek.
Sikap juga  sebagai ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang. Sikap dapat dibentuk untuk terjadinya perilaku atau tindakan yang diinginkan Secara umum, objek sikap yang perlu dinilai dalam proses pembelajaran berbagai mata pelajaran adalah sebagai berikut.

·  Sikap terhadap materi pelajaran

·  Sikap terhadap guru/pengajar
·  Sikap terhadap pembelajaran
·  Sikap berkaitan dengan nilai-nilai atau      
    norma-norma tertentu berhubungan dengan
    suatu materi pelajaran



Penilaian Hasil Belajar Masing-masing Kelompok Mata Pelajaran
 1.Kelompok mapel agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui:
žpengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai afeksi dan kepribadian pesetra didik.

žujian, ulangan, penugasan utk mengukur aspek kognitif peserta didik.

2. Penilaian hasil belajar kelompok mapel ilmu pengetahuan dan teknologi diukur melalui ulangan, penugasan, dan bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik materi yang dinilai.
3. Penilaian hasil belajar kelompok mapel estetika dilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspesi psikomotoris peserta didik.
4. Penilaian hasil belajar kelompok mapel jasmani, olahraga dan kesehatan, serta kesenian dilakukan melalui:
žpengamatan terhadap perubahan perila-ku dan sikap untuk menilai perkembang-an psikomotorik dan afeksi peserta didik.
žujian, ulangan, penugasan utk mengukur aspek kognitif peserta didik.



loading...